Pelet (mikrosfer) diperoleh dalam beberapa cara: pelet langsung, pelet dengan menggulung, pelet dalam unggun terfluidisasi, pelet dengan pelapisan. Pelet (mikrosfer) diperoleh dalam beberapa cara: pelet langsung, pelet dengan menggulung, pelet dalam unggun terfluidisasi, pelet dengan pelapisan. Pelet langsung melibatkan pembuatan pelet langsung dari bubuk dengan pengikat atau pelarut. Ini adalah proses yang cukup cepat di mana sejumlah kecil eksipien diperlukan. DI...
Mikrosfer juga dapat dibuat dengan melapis zat obat pada mikrosfer inert. Prisses papisan adalah apututan durutan dari lapisan zat obat dari larutan, sutsi atau buk kreing to inti. Nuklei dapat bersupa kristal atau butiran dari bahhan yang sama dengan atau partikel inert. Ketika dilapisi dari Larutan atau sussusi, partikel zat obat dilarunkan atau terastersi dalam cairan. Kapan...
Untuk mempelelajat pembukan pelet (mikrosfer), perlu untuk memajami mekanisme pembukan dan pertumanhan butiran. Beberapa teori berasal dari data eksperimen, yang lain ditarunkan dari pengamatan visual. Granulasi konvensi sebagai pross pembutan microssfer yang pating banyak dipelangi dan diklasifisikan, dilakakan dengan mengunggukan perada, dibati menjadi tahap berturuutnya- turut: tahap nukleasi, tahap transisi, dan...
Mikrosferes (pelet) - Jenis baru bentuk sediaan padat. Baru- baru ini, dalam industri farmasi, produsen obat telah memproduksi mikrosfer, atau pelut (dari pelet Ingris - bola, granul, pelet), sebagai bentul sedikuan bentua akhir atmenengah pembuatan bentuk bentuk sedian jadi. Mikrosfer membuat bunyak digunakan dalam produksi obat jadi, seperti yang mereka miliki...
Seperti debut sebelumnya, pembuatan obat yang efektif cutuhkan penggunaan sejumlah besar eksipien. Eksipien dalam produksi tablet dimaskudkan unruk membrerisi massa tablet sifat teknologi yang diperankan yang: akuasi dosis, kekuatan mekanik, disintegrasi, stabilitas selama penyimpanan. Tengaruh eksipien pada efektivitas dan kualitas obat, serta persyaratan untuk eksipien. Secara fungsional...